Rabu, 07 Desember 2011

Gazing on Indonesia's Shoegaze Albums in 2011

Enam bulan berlalu sejak blog ini dibuat, akhir tahun siap menjelang. Tercatat 29 pelaku shoegaze di skena lokal terlacak, plus materi-materi mp3 legal untuk diunduh siapapun. Dan sejumlah album dari band shoegaze Indonesia terilis selama tahun 2011, berhasil memikat dan purely shoegazing!

Ketika bicara musik shoegaze beberapa tahun lalu, mungkin yang paling kentara dibenak orang banyak hanyalah Themilo. Pelopor musik shoegazing sounds ini berjasa membiasakan telinga pendengar musik alternatif disini dengan lanskap musik sub-alternatif yang diusung band semacam MBV, Ride, atau Slowdive. Melalui album pertama mereka, Let Me Begin (khususnya di side-b album tersebut), corak musik shoegazing yang meruang dan dreamy disuguhkan Themilo.

Sensasi shoegaze selanjutnya tak begitu semarak, hingga kemunculan Sugarstar. Ada yang bilang band ini begitu 'mistis', dimana mereka hadir dengan suguhan musik shoegaze yang berbeda dengan Themilo, diapresiasi banyak orang karena begitu detail dan kerap disangka 'band luar', namun tanpa sebuah album. Materinya secara laten berkeliaran dari satu USB ke satu komputer lainnya hingga kini. Pendirinya memilih menidurkannya, dan penasaran lah orang-orang sampai sekarang.

Pikat misterius shoegaze yang dimatikan oleh britpop pada tahun 1992, ternyata tak cuma merasuki kedua band tersebut. Ketika segelintir orang membuat Tribute to 90's Shoegaze dua tahun silam, menjadi bukti musik shoegaze mulai semarak ketika band-band tak dikenal tampil dihadapan 500 orang dan menghibur tanpa cela. Purely shoegazing, just like in the 90's, when MBV's and others was having their cool but short moments.

Pada tahun 2011 ini sendiri, sudah terlacak 29 band atau musisi genre shoegazing yang tampil di blog ini. Mayoritas band-band baru yang tak kalah memikat dan berkualitas. Tak melulu dreamy berefek modulasi-reverb, tetapi juga roughly fuzzy dan  berani mengeksplorasi sounds. Well, tanpa panjang kata-kata (secara sudah empat paragraf :P), berikut tiga album shoegaze lokal dirilis secara fisik sepanjang 2011 yang patut diapresiasi dan tentu kudu dibeli albumnya.




"Setelah 7 tahun didera berbagai cobaan teknis dan non teknis, akhirnya Themilo merilis album kedua bertajuk Photograph. Ajie Gergajie cs. berhasil memupuskan lara para penikmat musik mereka yang sempat terbuai oleh sajian materi tak resmi di dunia maya."




Noises By Gap - Sonic Sun



"..album Sonic Sun yang dikerjakan selama 6 bulan semasa hidupnya, bisa menjadi awal yang bagus untuk bercengkerama dengan keliaran imajinasi dan musikalitas Gendra yang harus berhenti selamanya."








 "Kebisingan khas band shoegaze klasik seperti My Bloody Valentine dan The Charlottes, tampak kentara di mini album ini. Sedikit beringas dan berbahaya."

1 komentar: